BOLMONG – Pemerintah Kecamatan Dumoga bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), Senin (21/09/2020) menggelar operasi Yustisi disiplin serta taat dalam menggunakan masker untuk mecegah serta memutus mata rantai penularan Covid-19.

Operasi tersebut melibatkan dari unsur Polres Bolmong, Polsek Dumoga, Danramil, serta seluruh perangkat Desa Pusian. Camat Dumoga, Rahmat Rahman, yang memimpin operasi tersebut mengatakan, bahwa razia difokuskan di beberapa titik yang menjadi pusat keramaian.

“Razia ini digelar di enam titik. Semuanya pusat keramaian warga. Masing-masing di pertigaan Desa Pusian Induk, pertigaan Desa Toruakat, di antara Desa Ponompian, pasar Pusian, dan perempatan Indomaret Pusian,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, dalam operasi tersebut terjaring puluhan warga yang tidak menggunakan masker. “Ada 68 warga yang tidak disiplin yang berhasil kami jaring, dan semuanya diberikan sanksi, berupa hukuman hormat bendera, push up, dan menyanyikan lagu kebangsaan,” terangnya.

Menurutnya, warga yang terjaring rata-rata membawa masker namun tidak menggunakannya. Untuk itu, selain memberikan sanksi bagi warga yang tidak memakai masker, pihaknya juga sekaligus memberikan pembinaan serta imbauan kepada warga.

“Selain diberikan sanksi, kami juga memberikan imbauan, agar masker yang dibawah supaya digunakan. Jangan nanti melihat ada razia, baru digunakan,” kata Rahmat.

Ia menambahkan, bahwa razia ini akan dilakukan kembali, agar masyarakat paham tentang pentingnya menggunakan masker. “Kami akan gelar operasi setiap hari Senin dan Kamis. Karena pada hari itu, aktifitas warga cukup tinggi. Senin dan Kamis merupakan hari pasar, sehingga cukup ramai. Kami menjaga agar warga tetap menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.