BAGIKAN

BOLMONG – Sejumlah Masyarakat Kelurahan Imandi, Kecamatan Dumoga Timur dan Pala’ yaitu sebutan kepala Dusun atau RT di Kelurahan tersebut, melakukan penyegelan kantor Lurah. Kejadian Sabtu (14/12/2019) siang itu, menyita perhatian dari warga masyarakat.

Dari informasi yang diperoleh portalmongondow.com, para perangkat kantor kelurahan tersebut melakukan penyegelan kantor Lurah, karena menuntut tunjangan aparat yang belum dibayarkan.

Camat Dumoga Timur, Jootje Tumalun, ketika dihubungi, Sabtu (14/12/2019) mengatakan, bahwa penyegelan kantor Lurah Imandi yang dilakukan para perangkat adalah menuntut tunjangan aparat.

“Kemarin malam, Jumat (13/12) sesudah rapat evaluasi pajak dikantor Bupati dengan bapak Sekda, saya langsung kumpulkan aparat Kelurahan Imandi dirumah dinas, untuk mengevaluasi terkait pajak. Karena, sampai dengan akhir tahun ini, realisasi pajak di Kelurahan Imandi baru mencapai 60 persen,” ucap Tumalun.

Memang pada saat itu kata Camat, mereka menuntut agar tunjangan perangkat segera dibayarkan. Tetapi persoalannya, mereka harus menyelesaikan dulu tugas dan tanggung jawab untuk penagihan pajak. “Ya, memang pada saat saya kumpulkan, para aparat ini ngotot agar tunjangan mereka segera dibayarkan. Akan tetapi kendalannya pajak belum capai 100 persen,” kata Camat.

Menurutnya, berkas permintaan tunjangan aparat di Kelurahan Imandi, sudah di masukkan ke Badan Keuangan Daerah (BKD), tetapi belum diproses oleh BKD, karena terkendala persoalan pajak yang belum tuntas.

“Kita sudah memasukkan permintaan pencairan tunjangan perangkat ke BKD, namun belum diproses. Karena syarat untuk proses pencairan tunjangan aparat, realisasi pajak harus sudah 100 persen,” ungkap Jootje.

Sementara itu hingga berita ini naik, Lurah Imandi, Yopie Sumigar, ketika dihubungi melalui nomor ponselnya 08525636xxxx, tidak memberikan jawaban. Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp juga tidak dibalas.