BAGIKAN

BOLMONG – Salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Lolak, dihebohkan dengan peristiwa seorang oknum guru yang diduga kuat melakukan tindakan asusila. Kejadian tersebut berawal dari orang tua siswi yang mendatangi Mapolsek Lolak, pada Rabu (13/11/2019) untuk melaporkan adanya dugaan tindakan perbuatan cabul terhadap anaknya yang dilakukan oleh oknum guru pengajar di sekolah tersebut. Keterangan ini didapat dari pengakuan anaknya.

Orang tua siswi tersebut, setibanya di Mapolsek Lolak langsung menghadap kepada Brigadir Isnan Udeng, petugas yang menerima laporan. Ia mengungkapkan, bahwa oknum guru yang merupakan wali kelas 5 di sekolah itu sedang berada di rumahnya dan sementara dijaga oleh warga.

Setelah menerima laporan tersebut, pihak kepolisian langsung menuju ke rumah tersebut. Untuk mencegah hal-hal tidak wajar yang akan dilakukan oleh masyarakat terhadap pelaku. Polisi lalu membawanya untuk diamankan di Mapolsek Lolak.

“Setelah mendengar penuturan korban, kami menginterogasi oknum guru tersebut. Ia tidak membantah dan membenarkan apa yang disampaikan korban bahwa benar dirinya melakukan perbuatan asusila,” ungkap Isnan, Rabu (13/11/2019) siang, di Mapolsek Lolak.

Menurut Isnan, dari pengakuan korban, pelaku tidak hanya melakukan perbuatan kepada seorang siswa saja. Beberapa temannya juga mendapat perlakuan yang sama dari pelaku.

“Kami masih akan mendalami kasus ini berdasarkan informasi dari korban. Yang pasti, satu orang telah resmi melapor,” kata Isnan.

Pelaku terancam pasal 82 ayat 1 Undang-Undang Perlindungan Anak yang menyebutkan, “Setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76E dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar”.

Diketahui pelaku dugaan tindakan Asusila oleh oknum guru ini berinisial L yang berumur 55 Tahun. Sementara korbannya masih dibawah umur dan masih duduk dibangku kelas 5  Sekolah Dasar (SD).