BAGIKAN

BOLMONG – Pemerintah Indonesia telah menetapkan status bencana non alam terhadap wabah penyakit virus corona atau yang sering disebut Covid-19. Pemerintah sendiri dalam penanganan wabah ini, telah menyiapkan berbagai bantuan bagi masyarakat yang terdampak Covid-19.

Di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Pemerintah daerah telah mengalokasikan bantuan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Salah satunya bantuan beras premium bagi warga kurang mampu.

Bupati Bolmong, Yasti Soepredjo Mokoagow, menyampaikan, untuk penanganan dampak Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan membantu warga kurang mampu lewat APBD.

“Setiap warga kurang mampu, nantinya akan menerima bantuan selama 9 bulan kedepan. Warga penerima akan mendapat 36 kilogram beras jenis premium setiap bulannya,” ungkap Yasti.

Menurut Bupati, Pemkab Bolmong sedang dalam persiapan perampungan data penerima pemenuhan bantuan beras premium. Jika semuanya sudah rampung, maka secepatnya akan segera disalurkan.

“Kita telah menyiapkan bantuan beras premium kepada 26.486 kepala keluarga, yang akan disalurkan sampai dengan bulan Desember,” ujar Bupati.

Diketahui, Pemkab Bolmong saat ini, telah menyiapkan anggaran jaring pengaman sosial sekitar Rp115 miliar, yang bersumber dari refocusing dan realokasi APBD tahun 2020.