BAGIKAN

Jakarta – Setelah kemarin kalah tipis dengan GSI Bali. Di laga kedua, tim Gala Siswa Indonesia (GSI) Sulawesi Utara (Sulut) mencatatkan hasil yang cukup memuaskan ketika menahan imbang tim GSI Jawa Timur yang merupakan kandidat juara, di stadion Cendrewasih Jakarta Barat, pada Kamis (10/10/2019) pukul 15.30 WIB.

Seperti diketahui, saat ini tim GSI Jatim merupakan juara bertahan pada tahun 2018-2019.

Menurut Farid Suma Pelatih kepala GSI Sulut, mengatakan, bahwa permainan berjalan ketat, karena kedua tim sama-sama menerapkan formasi menyerang. Namun, GSI Sulut bermain sangat baik dengan menguasai jalannya pertandingan. “Kita main bagus karena menguasai pertandingan,” Kata Farid melalui telepon selulernya

Bahkan menurutnya, beberapa kali Marfein dan Janu Striker GSI Sulut merepotkan pertahanan lawan. Dan menit ke-47 babak kedua, tendangan bebas Arvito mengenai tiang atas kiper GSI Sulut. Begitu pula tendangan keras Janu dan Anjas, yang masih melebar di sisi kiri gawang. “Tadi beberapa tembakan pemain masih belum menemui sasaran,” Jelasnya

Setelah gagal menemui sasaran, justru pemain belakang GSI Jatim melakukan handsball di area kotak pinalti. Dan para official dan pelatih pun sempat melakukan protes keras, sehingga membuat pertandingan sempat dihentikan. Namun, wasit yang memimpin jalannya pertandingan, M. Kamal, tidak meniup peluit dan menolak untuk memberikan┬ásebuah penalti. “Walau sudah berkonsultasi dengan pihak panitia, tetap wasit bertahan dengan keputusannya,” Ujar Farid

Bahkan kata Farid, pemain GSI Sulut marfein di menit ke-56 dihadiah kartu merah padahal tidak melakulan pelanggaran sama sekali. “Kita betul-betul dikerjain oleh wasit. Pertandingan juga lawan Bali kemarin, kami dikerjaiannya,” ucap Farid dengan nada kesal.

Sekedar diketahui, dengan hasil ini GSI Sulut masih memiliki peluang jika partai terakhir di hari minggu nanti, mampu mengalahkan GSI Kepulauan Riau dengan skor 2-0 dengan harapan GSI Jatim dan GSI Bali bermain Imbang.