BAGIKAN

BOLMONG – Berdasarkan penyaringan nilai dari 45 peserta calon penerima beasiswa Program Scholarship Study Abroad University in China kerja sama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) dan PT Conch North Sulawesi Cement (PT Conch), hanya ada 17 orang yang bakal pada program strata 1 (S1).

Keterangan ini disampaikan oleh Antoneta Elly, karyawati sekaligus penerjemah PT Conch, Senin (29/7/2019).

Loading...

“Jadi ada program S1 dan D3. S1 ada 17 orang atas penyaringan nilai, dan sisanya untuk D3. Selain penyaringan, kami langsung menanyakan ke siswanya,” kata perempuan yang akrab disapa Nelly itu.

Ia mengungkapkan, jadwal pelaksanaan wawancara juga sudah ditetapkan. Bahkan, katanya lagi, PT Conch mendatangkan dosen dari Universitas Suzhou, Cina, untuk melakukan wawancara langsung kepada peserta.

“Dosen universitas Suzhou sudah pasti datang, dan jadwal wawancara hari Kamis, 8 Agustus 2019 nanti di kantor PT Conch,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bolmong, Renti Mokoginta mengimbau kepada calon penerima beasiswa untuk mempersiapkan diri dengan baik, terutama soal bahasa.

“Pengujinya dosen yang didatangkan langsung dari Cina, tentu soal bahasa menjadi prioritas demi kelancaran dalam tes wawancara,” kata Renti.

Pada awal pendaftaran Program Scholarship Study Abroad University in China yang dibuka pada 14 – 20 Juni 2019 lalu di kantor Dinas Pendidikan Bolmong, pendaftar berjumlah 33 orang, setelah waktu pendaftaran ditambah, peserta bertambah menjadi 45 orang.

Penulis : Rahmat Putra Kadullah