BAGIKAN

BOLMONG – Kasus pencabulan kepada anak di bawah umur yang terjadi di salah satu Desa di Kecamatan Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mendapat perhatian serius dan pendampingan khusus dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bolmong.

Kasus cabul tersebut dilakukan oleh seorang pria inisial SM 40 Tahun yang merupakan ayah kandung korban. Dari keterangan pihak kepolisian Polsek Lolak, perbuatan becat SM ini terjadi pada hari Senin 22 juni 2020, tepatnya pukul 01.00 Wita.

Dimana, korban sebut saja Bunga umur 13 Tahun, saat itu sedang tidur dengan adiknya laki-laki yang berumur 7 tahun. Tiba-tiba tersangka SM yang tak lain adalah ayah korban, masuk ke kamar dan membangunkan korban serta memaksa untuk melayani nafsu bejatnya.

Kepala DP3A Bolmong, Farida Mooduto, menyampaikan bahwa pelaku saat ini sudah ditahan oleh aparat kepolisian Polsek Lolak. “Tersangka sudah diamankan di Polsek Lolak,” singkat Farida, Rabu (24/06/2020).

Laporan kasus cabul di bawah umur ini, kata Farida, sudah masuk di
Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) dan langsung ditindaklanjuti. “Usai menerima laporan, kami langsung melakukan pendampingan terhadap kasus tersebut, mulai dari Polsek Lolak, hingga saat melakukan visum di rumah sakit,” ujar Farida.

Selain itu lanjut Farida, pihaknya juga akan melakukan konseling awal terhadap korban. “Nanti ada konseling lanjutan dengan psikolog dan Peksos untuk memulihkan kondisi psikologi korban,” ungkapnya.

Farida menegaskan, akan mengawal kasus ini sampai si pelaku mendapatkan hukuman yang sesuai dengan perbuatannya. Agar dapat jadi pelajaran serta membuat efek jera bagi para pelaku dan predator anak di luar sana.

“Kami akan kawal kasus ini sampai tuntas, hingga tersangka di hukum berat. Sehingga bisa mengurangi angka pelecehan seksual anak di wilayah Kabupaten Bolmong. Kita juga akan selalu memantau kondisi psikologi korban dan memulihkan trauma yang dialaminya, tutur Farida.