BAGIKAN

BOLMONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) siap menghadapi dampak wabah virus corona (Covid-19) yang penyebarannya hampir terjadi di semua wilayah yang ada di Indonesia.

Jika langkah karantina wilayah atau lockdown di terapkan di daerah Kabupaten Bolmong, masyarakat tidak perlu khawatir. Karena ketersedian pangan masih aman dalam beberapa bulan kedepan.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Bupati (Wabup) Bolmong, Yanny Ronny Tuuk, saat video conference dengan Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, Selasa (31/3/2020).

Yanny menyampaikan, bahwa saat ini Bolmong lagi surplus beras. “Stok beras aman sampai dengan 4 bulan kedepan,” kata Wabup.

Senada juga disampaikan oleh kepala dinas ketahanan pangan Bolmong, I Nyoman Sukra, ketika dihubungi. Ia mengatakan, ketersedian pangan baik beras maupun sayuran dan buah-buahan masih cukup.

“Jika memang dalam keadaan darurat, ketersediaan pangan kita di Bolmong cukup untuk 4 bulan Kedepan,” ungkapnya.

Menurutnya, saat ini ada beberapa wilayah yang akan memasuki masa panen, baik itu padi ladang maupun padi sawah. Artinya persedian beras kita juga akan bertambah.

“Kita sudah mengimbau kepada beberapa kelompok tani binaan yang saat ini sedang panen, agar tidak menjual hasil panennya diluar daerah,” ujar Sukra.

Diketahui, sampai dengan saat ini di Kabupaten Bolaang Mongondow belum ada yang dinyatakan positif terjangkit virus corona. Namun pemerintah sudah menyiapkan kebutuhan pokok masyarakat jika kondisi Daerah dalam keadaan darurat.