BOLMONG – Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow, Kamis (22/10/2020) melakukan pelatakkan batu pertama pembangunan gedung Pengadilan Agama (PA) Lolak di Desa Dulangon, Kecamatan Lolak.

Dalam pelatakkan batu pertama tersebut, Bupati Yasti, didampingi oleh ketua pengadilan agama Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Drs H Iskandar Paputungan, bersama ketua pengadilan agama Lolak, serta sejumlah jajaran pengadilan agama Sulut.

Bupati Yasti, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa pembangunan gedung pengadilan agama ini, sebagai wujud pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Bolmong.

“Pengadilan Agama Lolak merupakan sebuah lembaga peradilan di lingkungan peradilan agama yang berkedudukan di Kabupaten Bolmong,” ujar Yasti.

Yasti mengatakan, Pengadilan Agama Lolak adalah salah satu pengadilan agama klas dua yang berada di dalam wilayah hukum pengadilan tinggi agama Manado, yang berfungsi memeriksa, memutus dan menyelesaikan perkara bagi masyarakat pencari keadilan.

Menurutnya, kehadiran pengadilan agama Lolak ini sejak awal sudah mendapatkan suport dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dengan adanya pengadilan agama Lolak sementara.

“Momentum yang tepat Pengadilan Agama Lolak hadir. Sehingga kita mencari tempat yang terbaik diantara yang kurang baik, dan kami pun memberikan pinjaman gedung. Tapi kemudian ada penambahan gedung, karena banyaknya jumlah kasus dan harus ada ruangan sidang sendiri,” ungkap Yasti.

Sementara itu, ketua pengadilan agama Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Iskandar Paputungan, menyampaikan, bahwa kehadiran kantor pengadilan agama sangat diperlukan, dengan banyaknya perkara yang ditangani setiap bulannya.

“Adanya perubahan UU perkawinan tentang batasan umur menikah perempuan dari umur 16 jadi 19 tahun. Dengan adanya perubahan ini, banyak yang sudah terlanjur duluan. Sehingga banyak yang meminta izin dari pengadilan. Makanya kita sering melihat masih muda muda sudah antri di Pengadilan Agama,” kata Iskandar.

Selain itu kata Paputungan, ada sengketa ekonomi syariah. Dengan banyaknya didirikan perbankan syariah, pegadaian syariah, asuransi syariah, bisnis syariah dan pembiayaan syariah, menambah sengketa yang masuk di Pengadilan Agama. Karena sengketa antara kreditur dan debitur.

“Pengadilan Agama Lolak termasuk penerima perkara urutan pertama diantara 10 pengadilan agama yang ada di wilayah hukum Provinsi Sulut. Oleh karena itu, dari 4 pengadilan agama yang baru dibentuk dengan Kepres Tahun 2016 menjadi prioritas pembangunnya,” jelas Iskandar.