BAGIKAN

BOLMONG – Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) yang memiliki luas Daerah terbesar di Provinsi Sulawesi Utara serta memiliki banyak potensi kekayaan alam, mulai dilirik oleh berbagai investor. Ini tidak lepas juga dari peran serta komitmen Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow untuk memajukan Daerah yang kaya akan sumber daya alam ini.

Buktinya di akhir tahun ini, Pemerintah Daerah (Pemda) Bolmong, kedatangan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang agrobisnis, pembangunan, peternakan dan wisata, yakni PT. Dhanistha Surya Pertiwi. Perusahaan tersebut akan Investasi awal dengan nilai Rp 40 Miliar.

Adapun wilayah yang dilirik oleh perusahaan tersebut, adalah wilayah Kecamatan Dumoga yang meliputi dua desa, diantaranya Desa Bumbungon dan Desa Pusian Barat.

PT Dhanistha Surya Pertiwi dalam pemaparannya pada pertemuan, Rabu (30/10/2019) diruangan Asisten II, yang dipimpin oleh Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Alam, Muh Yudha Rantung, memaparkan, bahwa PT Dhanistha Surya Pertiwi menargetkan akan membangun agrowisata, peternakan kambing dan Villa serta Cottage.

Yudha Rantung selaku pimpinan rapat, menyampaikan beberapa pesan dari Bupati Bolaang Mongondow. Menurut Yudha, yang terpenting dari investasi adalah pemberian izin. “Pesan dari ibu Bupati agar mempercepat proses perizinan serta memberikan kemudahan dan tidak ada pungutan,” ujarnya.

Selain itu, Bupati juga menegaskan, bahwa yang perlu digaris bawahi pemrakarsa adalah pemanfaatan tenaga kerja lokal, tandas Yudha yang juga mantan Asisten II Pemkab Bolmong.

Sementara itu, pihak PT Dhanistha Surya Pertiwi yang diwakili Direktur Agus Kurniawan, mengatakan, Kabupaten Bolmong adalah proyek ke empat di Provinsi Sulut. “Sebelumnya kami sudah memulai proyek baik itu agrowisata, perikanan dan pembangunan di tempat lain di Sulut, salah satunya di Daerah Minahasa dan Minahasa Utara,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, proyek ini sebenarnya memberikan perlindungan terhadap hutan. Karena agrowisata itu pada dasarnya menanam tanaman yang produktif. Disamping itu kami juga akan mengedukasi masyarakat supaya mereka bisa mendapatkan manfaat dari kegiatan kami, jelas Agus.

Diketahui, PT Dhanistha Surya Pertiwi akan mengelola 200 an hektare lahan perkebunan yang berada di antara Desa Bumbungon dan Pusian Barat, yang akan diperuntukan untuk kegiatan agrowisata sebesar 173,4 hektare, Peternakan Kambing 4,6 hektare serta pembangunan Villa dan Cottage 22 hektare. Adapun jenis kambing yang akan diternakan adalah Domba woll.