KOTAMOBAGU – Walikota Kotamobagu, Ir Hj Tatong Bara, menerima kunjungan kerja dari perwakilan Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), bertempat di rumah dinas Walikota, Senin (19/10/2020).

Usai pertemuan, Walikota Tatong Bara menyampaikan, maksud dan tujuan kedatangan pihak BPJS Ketenagakerjaan Sulut ini, dalam rangka melakukan penandatanganan kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama dan perjanjian kerjasama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Walikota Kotamobagu Teken MoU Kesepahaman Dengan BPJS Ketenagakerjaan Advertorial

“Yakni tentang penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pegawai pemerintahan non Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau THL dan anggota Korpri di lingkungan Pemkot Kotamobagu,” ucap Walikota.

“Yang pasti Pemkot Kotamobagu senantiasa melakukan perlindungan untuk tenaga kerja. Mudah-mudahan dengan adanya penandatanganan MoU ini, akan semakin luas sosialisasi kita kebawah dan ketenagakerjaan kita mampu mengetahui apa yang sebetulnya dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan,” sambung Walikota.

Ditempat sama, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sulut, Hendrayanto, mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemkot Kotamobagu, terlebih khusus kepada Walikota Tatong Bara atas antusiasnya dalam program perlindungan non PNS dan Korpri.

Walikota Kotamobagu Teken MoU Kesepahaman Dengan BPJS Ketenagakerjaan Advertorial

“Adapun PNS Kotamobagu yang sudah tercover dalam program ini berjumlah sekitar 2000-an lebih, sedangkan non PNS atau THL itu ada sekitar 1000-an. Pun, semoga program yang tengah kita jalani ini dapat bermanfaat, serta terus berlanjut dan jangkauannya dapat diperluas.” Jelasnya.

Turut hadir pada kesempatan itu, Sekertaris Daerah, Ir Sande Dodo, Kepala BPKD Kotamobagu, Pra Sugiarto Yunus, Kepala Disnaker, Imran Golonda, Kepala BKPP, Sarida Mokoginta, serta perwakilan BPJS Ketenagakerjaan cabang Kotamobagu, Harry. Adapun pertemuan tersebut tetap mengedepankan protokol pencegahan Covid-19, dengan menerapkan 3M. Yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. (Advertorial)