BAGIKAN
Bupati Iskandar saat mengunjungi RSUD Bolsel.

BOLSEL – Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Propinsi Sulawesi Utara (Sulut), terbilang cepat mengambil langkah dalam upaya pencegahan penularan coronavirus disaese 2019 (Covid-19). Hingga kini, penduduk Bolsel belum satupun yang didapati tertular virus mematikan ini.

Berbagai persiapan pencegahan maupun penanganan untuk menjaga kemungkinan masuknya pandemi ini dilakukan, termasuk pembentukan tim gugus tugas. Setiap akses masuk ke daerah paling selatan di Sulut itu dijaga ketat. Para pelintas diperiksa kondisi tubuh sebelum masuk Bolsel. Ruang publik di semprot cairan disinfektan. RSUD Bolsel dilengkapi fasilitas kesehatan.

“Kita tetap berikhtiar dan berdoa agar daerah yang kita cintai ini tetap terlindung dari berbagai bencana termasuk penularan virus corona,” ujar Bupati Bolsel Hi Iskandar kamaru SPt, kala memantau pemeriksaan batas wilayah Kabupaten Bolsel dan Kabupaten Bone Bolango, Propinsi Gorontalo, Selasa (24/3/2020). Dikesempatan itu, bupati ikut langsung memeriksa para pelintas dengan menggunakan alat rapid test.

Iskandar Kamaru memeriksa kondisi tubuh pelintas yang masuk wilayah Bolsel.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bolsel pada tanggal 16 Maret 2020 ditetapkan oleh gubernur Sulut menjadi salah satu rumah sakit rujukan penunjang untuk penanggulangan penyakit ini.

Tidak mau asal-asalan, Rabu (23/32020), bupati mengunjungi RSUD untuk mengecek langsung kesiapan rumah sakit untuk penanganan.

“Sarana prasarana pendukung sudah disiapkan. Mulai dari SK penetapan tim di RSUD, kamar isolasi, alat perlindung diri ,obat-obatan dan bahan habis pakai medis sudah sediakan. Selain itu, ada 5 dokter dan 10 perawat yang disiapkan,” ucap Iskandar usai pemeriksaan.

Kepala Dinas Kesehatan Bolsel melakukan pengawasan penyemprotan disinfektan ruang publik.

Langkah koordinasi dengan tim gugus tugas terus dilakukan. Usai ku njungan di RSUD, bupati bersama Kapolres Bolsel, Penghubung Kodim 1303 Bolmong di Bolaang Uki, Sekda Bolsel,  tokoh agama, para kepala SKPD, camat, Kapolsek, Danramil, Kepala RSUD dan Kepala Puskesmas se-Bolsel, melaksanakan rapat evaluasi pencegahan dan penanganan.

“Rapat membahas kerja sama antara TNI ,Polri dan Pemkab Bolsel dalam menangani dan mencegah penularan corona,” ujar Jubir Pemkab Bolsel, Aldy Setiawan Gobel.

Dari sisi pendanaan, menurut Aldy yang juga Kadis Kominfo Bolsel, Pemkab telah menyediakan dana untuk tahap awal sebesar Rp800 juta.

Melawan virus yang telah ditetapkan pemerintah sebagai bencana nasional non alam ini, setiap hari, melalui Puskesmas-Puskesmas, warga di edukasi bagaiamana langkah pencegahan agar terhindar dari Covid-19.   

Advetorial