BAGIKAN

BOLMONG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), melalui Komisi I Senin (4/11/2019) melaksanakan agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Panitia Pemilihan Sangadi tingkat Kabupaten dan Panitia tingkat Desa.

Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi I, Marten Tangkere, didampingi Ketua DPRD Welty Komaling, Wakil ketua Sukron Mamonto, serta dihadiri oleh anggota DPRD Komisi I dan Asisten I Bidang Pemerintahan Pemkab Bolmong Derek Panambunan, Kadis PMD Ahmad Yani Damopolii, Kepala Dinas Kesbangpol, Kabag Hukum, Camat, dan Panitia Pemilihan Tingkat Desa dari Desa Tonom, Desa Dumoga Satu, Desa Nanasi Timur dan Desa Batu Rapa Satu.

Rapat tersebut membahas terkait polemik atas tahapan dan penetapan calon sangadi dalam Pemilihan Sangadi (Pilsang) tahun 2019 di empat Desa. Setelah menerima laporan dari warga dan sejumlah calon, DPRD Bolmong melalui Komisi I Bidang Pemerintahan melaksanakan RDP, yang melibatkan panitia Pilsang tingkat Kabupaten dan Desa.

Ketua DPRD Welty Komaling, menyampaikan, bahwa pihaknya menerima laporan dari empat desa. Sehingga mengundang kepada semua pihak yang terlibat di Panitia Pilsang, mulai dari tingkat Kabupaten dan tingkat Desa untuk mencarikan solusi.
“Awalnya kami menerima laporan terkait pelaksanaan Pilsang yang ada di empat desa, untuk menyelesaikan permasalahan ini, dengan melaksanakan Rapat Dengar Pendapat dengan Panitia tingkat Kabupaten dan Desa. Agar ada solusi dari permasalahan laporan ini,” ucapnya.

Welty menegaskan, pihaknya akan lebih mengedepankan penyelesaian secara musyawarah mufakat serta damai. Tetapi apabila pertemuan hari ini tidak menghasilkan jalan keluar, maka pihaknya akan menggunakan kewenangan sebagai lembaga aspirasi rakyat dengan mengeluarkan rekomendasi. “Namun saya berharap Pertemuan hari ini akan mendapatkan titik temu serta jalan keluar. Lembaga ini adalah perpanjangan tangan rakyat. Sehingga, kita akan mencarikan solusi yang terbaik. Jadi, apapun nanti keputusannya semua pihak harus menghormatinya,” harap Welty.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan, Derek Panambunan, yang juga sebagai Ketua Panitia Pilsang tingkat Kabupaten mengakui, sudah memfasilitasi semua permasalahan yang masuk ke Pantia tingkat Kabupaten. “Pada dasarnya semua aspirasi sudah kita fasilitasi, mulai dari desa Tonom, Dumoga satu, Batu Rapa satu, dan Nanasi Timur. Semua laporan yang masuk itu, hampir sama semua, yaitu terkait dengan penilaian. Proses seleksi sudah kami lakukan sesuai dengan tahapan Perundang-undangan,” jelas Panambunan.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Ahmad Yani Damopolii, bahwa proses tahapan seleksi penetapan calon Sangadi sudah dilaksanakan berdasarkan peraturan perundang-undangan dan peraturan Bupati. “Kami sudah melakukan tugas dan fungsi sebagaimana yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. Panitia tingkat Kabupaten sudah memfasilitasi serta koordinasi dengan Panitia tingkat Desa, untuk menyelesaikan permasalahan ini. Untuk itu saya berharap pertemuan hari ini, dapat melahirkan ide dan gagasan untuk mendapatkan solusi yang terbaik,” ujar Damopolii.

Advetorial