BOLMONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melaksanakan kegiatan Sunatan Masal gratis, di wilayah Kecamatan Passi Barat, Rabu 02 Desember 2020.

Kegiatan sunatan masal ini, merupakan program pemerintah daerah bagi masyarakat ditengah pandemi Covid-19. Dalam sunatan masal tersebut, Pemkab Bolmong menargetkan 400 anak yang tersebar di setiap desa.

Kepala Dinas Kesehatan Bolmong, dr Erman Paputungan, menyampaikan, bahwa sunatan masal gratis ini, merupakan ide dari Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow, yang dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Dinkes Bolmong Gelar Kegiatan Sunatan Masal Gratis di Kecamatan Passi Barat Advertorial Bolmong Headline Terkini

“Program sunatan masal ini sudah kita mulai di Kecamatan Bolaang, dan sekarang kegiatannya kita laksanakan di Kecamatan Passi Barat, dengan menyasar 400 anak,” kata Erman.

Sebenarnya kegiatan ini lanjut Paputungan, sudah kita lakukan sejak Maret, namun karena terjadi refocusing anggaran, sehingga di masukan lagi di APBD Perubahan. “Dalam proses pelaksanaan sunatan masal ini, tetap mengedapankan protokol kesehatan,” ungkap Erman.

Sementara itu, Camat Passi Barat, Marief Mokodompit, mengatakan, bahwa sunatan masal gratsi ini sangat membantu warga. Apalagi ditengah kondisi pandemi seperti saat ini, perekonomian masyarakat belum stabil.

“Kegiatan sunatan massal pada hari ini sangat membantu masyarakat, khususnya warga masyarakat di 13 desa yang ada di Kecamatan Passi Barat. Ini kelihatan dari antusias masyarakat untuk mengikut sertakan anak-anak mereka dalam sunatan masal ini,” ujar Marief.

Dinkes Bolmong Gelar Kegiatan Sunatan Masal Gratis di Kecamatan Passi Barat Advertorial Bolmong Headline Terkini

Menurutnya, masyarakat sangat bersyukur dengan adanya kegiatan tersebut. Karena anak-anak saat ini masih dalam kondisi belajar secara daring dan luring. Sehingga sudah tepat walaupun dilakukan di tengah pandemi. Jadi anak-anak tetap bisa mengikuti kegiatan belajar dirumah.

Kegiatan ini sebelum dilaksanakan, pihaknya sudah merancang terkait dengan penerapan protokol kesehatan, untuk menghindari kerumunan. Mulai dari penggunaan masker untuk panitia dan peserta, hand sanitizer, jaga jarak hingga mengatur anak-anak.

“Sunatan masal yang dilakukan kali ini merupakan salah satu implementasi dari kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat. Sehingga pemerintah ambil bagian untuk membantu warga,” ungkap Mokodompit.

Ia berharap, kegiatan sunatan masal gratis di Kecamatan Passi Barat dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat yang ada di setiap Desa. “Untuk Kecamatan Passi Barat, terdapat 13 desa dengan jumlah anak yang dikhitan berjumlah 62 orang anak,” tutupnya.

Advertorial