Stadion Kanjuruhan
Petugas keamanan mengusir suporter Aremania dari lapangan. Foto tangkapan layar video di Twitter

PMnews – Ketua Umum (Ketum) PSSI Mochamad Iriawan menyampaikan duka cita mendalam atas insiden di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10).

“PSSI menyesalkan tindakan suporter Aremania di Stadion Kanjuruhan. Kami berduka cita dan meminta maaf kepada keluarga korban serta semua pihak atas insiden tersebut,” kata Iriawan.

Pria yang akrab disapa Iwan Bule ini juga mengatakan PSSI telah membentuk tim investigasi dan akan segera berangkat ke Malang

Lanjut Iwan Bule, pihaknya mendukung pihak kepolisian untuk menyelidiki kasus ini. Apaterlebih kejadian ini sangat mencoreng wajah sepak bola Indonesia.

Sebelumnya, Sekjen PSSI Yunus Nusi memastikan panitia pertandingan akan mendapat sanksi keras jika kerusuhan itu terbukti di dalam lapangan.

Baca Juga: PSSI Investigasi Kericuhan di Stadion Kanjuruhan

Selain sanksi denda juga tidak bisa menjadi tuan rumah dalam beberapa laga.

“PSSI sangat mengecam kerusuhan ini. Namun, sekali lagi kami belum bisa menyimpulkan apa-apa. Tetapi, sanksi keras akan menimpa Arema jika semuanya terbukti. Tim investigasi PSSI akan segera bertolak ke Malang,” tegas mantan Ketua Asprov Kaltim ini.

Sebagaiman diketahui, laga antara Arema dan Persebaya Surabaya, Sabtu malam, berakhir dengan kekalahan tuan rumah 2-3 atas tim Bajul Ijo.

Lihat Artikel Lain di Google News

1
2
Artikulli paraprakBruno Fernandes Ingin Tinggal Lama di Manchester United
Artikulli tjetërKetum dan Tim PSSI bertolak ke Malang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini