Menpan Bertemu Asosiasi Pemda (c) Twitter/@kempanrb.

PMnews – Di tahun 2022, sebagaimana arahan Presiden Jokowi, pemerintah memprioritaskan pengadaan aparatur sipil negara (ASN) tahun ini untuk pelayanan dasar, yakni guru dan kesehatan, tetapi tidak mengesampingkan jabatan lainnya.

Hal ini juga ditegaskan oleh Menurut Abdullah Azwar Anas pada Rapat Koordinasi Persiapan Pengadaan ASN tahun 2022 bersama seluruh kepala daerah di Indonesia, Selasa (13/9/2022).

“Arah kebijakan pengadaan ASN tahun 2022 adalah fokus pada pelayanan dasar yaitu guru dan tenaga kesehatan, yang sangat berkaitan erat dengan pembangunan sumber daya manusia (SDM) sesuai prioritas Presiden Joko Widodo,” jelas Menteri Anas.

Sementara itu, Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Alex Denni menjelaskan, pada tahun 2022 pengadaan PPPK guru diprioritaskan pada tiga kategori pelamar.

Baca: Pengadaan ASN Tahun 2022, KemenPANRB: 530.028 yang Dibutuhkan Secara Nasional

Pelamar Prioritas I, yakni Tenaga Honorer eks Kategori II (THK-II), guru non-ASN, lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG), dan guru swasta, yang pada masing-masing kategori tersebut telah memenuhi nilai ambang batas pada seleksi PPPK JF Guru Tahun 2021, tetapi belum mendapat formasi.

“Jadi pelamar prioritas I adalah mereka yang telah lulus nilai ambang batas atau passing grade pada seleksi tahun 2021,” terang Alex.

Adapun pelamar Prioritas II adalah THK-II. Pelamar Prioritas III adalah guru non-ASN di sekolah negeri yang terdaftar di Dapodik dengan masa kerja minimal tiga tahun.

1
2
3
Artikulli paraprakPengadaan ASN Tahun 2022, KemenPANRB: 530.028 yang Dibutuhkan Secara Nasional
Artikulli tjetërBIN dan Polri Telah Identifikasi Sosok Bjorka, Mahfud MD: Kami Sudah Punya Alat Pelacak

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini