Cemilan memang identik dengan jajanan ketika kita sedang menonton suatu pertandingan atau film yang seru, selain itu cemilan juga banyak di minati oleh masyarakat meskipun tidak sedang menonton suatu pertandingan atau acara tv saja. Banyak juga yang menjadikan cemilan sebagai makanan penunda lapar, dan ada juga menjadikan cemilan sebagai makanan hobi atau kesukaan.

Melihat hal itu, Produk Nur setia milik Lesmi Pasi, Warga Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, kini meramaikan bisnis makanan cemilan di kotamobagu, produk ini menawarkan berbagai macam cemilan seperti panada tore, stik bawang, stik kates dan kacang-kacangan.

Bahkan, dengan bisnis cemilannya ini ia mampu menyekolahkan anaknya hingga sarjana.

Lesmi Pasi pemilik bisnis cemilan yang akrab di sapa mama Rukli ini mengatakan, yang memotivasinya untuk terus mengembangkan usaha ini adalah anak-anaknya, ia menginginkan supaya mereka bisa terus sekolah sampai ke perguruan tinggi.

“Alhamdulillah, anak pertama dan kedua sudah selesai sekolah sampai ke jenjang Sarjana, sedangkan yang ketiga sudah duduk di bangku SMA. Ini juga atas dorongan dari suami. Yang pasti, modal awal bagaimana bekerja sambil mengurus anak-anak,” ujar Mama Rukli.

Ia juga mengatakan untuk cemilan Panada Tore dimana setiap hari menghasilkan 20 sampai 25 kilo ukuran 1 kilogram dengan harga 60 ribu. Kemudian ada juga ukuran seperdua kilo harganya 30 ribu, serta untuk kemasan dua ons harga 15 ribu.

“Untuk pemasaran produk kami sudah masuk ke supermarket yang ada di Kota Kotamobagu,Mulai dari Paris Supermarket, Abdi Karya, Dragon, sampai warung-warung di terminal dan di toko oleh-oleh khas Kotamobagu,” tutupnya.

Selain itu, ada juga di luar daerah seperti di Kota Manado, Paling banyak permintaan pada saat hari besar keagamaan seperti Idul Fitri, Idul Adha, Natal dan Tahun baru.