KOTAMOBAGU – Dinas perdagangan koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagkop-UKM) Kotamobagu akan beri sanksi kepada pelaku koperasi yang tidak aktif.

Kepala Bidang Koperasi dan UKM, Meiva Najoan akan mengusulkan untuk melakukan pembekuan koperasi yang hanya memasang papan nama tanpa ada aktifitas dan laporan usahanya, Jum’at (7/5/2021).

“Untuk saat ini di Kotamobagu ada sebanyak 33 koperasi yang tidak masuk dalam pengawasan kita, dan itu berpotensi untuk di bekukan,” kata Meiva.

Lanjut dia, sebelum di usulkan untuk pembekuan, nanti akan ada pemeriksaan khusus terkait koperasi tersebut apakah benar-benar sudah tidak aktif lagi,

“Kami masih akan melakukan pendataan kembali kepada koperasi-koperasi tersebut sebelum diusulkan ke pusat untuk di bekukan,” ujarnya.

Adapun mengenai hal itu, pihak Disdagkop-UKM Kotamobagu terus melakukan konsultasi dengan disdagkop & UKM provinsi sulawesi utara.

Penulis: Vikar Embo