MANADO Tapal Batas antara Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan dan Kabupaten Bolaang Mongondow kembali dilakukan pembahasan.

Sebelumnya, dua wilayah yang berada di Provinsi Sulawesi Utara sempat berpolemik terkait tapal batas yang berada antara Kecamatan Lolayan, Bolmong dan Kecamatan Pinolosian Tengah, Bolsel.

Rapat yang di Ruang Rapat Lantai 6 Kantor Gubernur Sulut, Manado,Senin (10/05/2021), difasilitasi oleh Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Sulut Dr Jemmy S Kumendong MSi dengan menghadirkan Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs Edison Humiang MSi yang mewakili gubernur serta Bupati Bolsel H Iskandar Kamaru SPt dan Bupati Bolmong, Dra Hj Yasti Soepredjo Mokoagow.

Dalam rapat rapat fasilitasi percepatan penyelesaian batas kedua daerah, Iskandar Kamaru mengungkap bahwa pemerintah provinsi telah menindaklanjuti surat Menteri Dalam Negeri Nomor 135/1219/BAK tertanggal 9 Maret 2021, perihal langkah percepatan penyelesaian batas daerah.

“Pemkab Bolsel dan Bolmong menyerahkan penyelesaian masalah batas ini kepada pemerintah dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri RI sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Kamaru.

Islandar menyampaikan bahwa hasil yang diputuskan dalam rapat ini selanjutnya akan dilaporkan ke Mendagri Tito Karnavian untuk ditindaklanjuti.

Sementara Yasti Soepredjo melalui Asisten 1 Sekda Bolmong, Deker Rompas menambahkan bahwa berita acara terkait hasil rapat tersebut masih akan ditandatangani oleh Gubernur Sulut, Olly Dondokambey.

“Setelah ditandatangani oleh Pak Gubernur, akan dikirim ke Kemendagri dan tembusannya untuk Bolmong dan Bolsel,” ujarnya.

Deker membenarkan kedua belah pihak bersepakat untuk menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah pusat dalam pengambilan keputusan.

“Bolmong ada poin tambahannya, yakni dengan mengacu pada putusan Mahkamah Agung Nomor 75 P/HUM/2018,” kata Deker.

Turut hadir dalam rapat, Sekda Marzanzius Arvan Ohy dan juga sejumlah pejabat dari kedua daerah.

Editor: Rahmat Putra