BOLTIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) baru saja meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2020. Bagi Boltim, predikat ini merupakan yang ke-8 kalinya.

Prestasi ini tentunya patut disyukuri. Bertepatan dengan peringatan Nuzulul Quran, Pemkab menggelar doa syukuran atas capaian WTP tersebut. Rangkaian acara ini dilaksanakan di Aula Lantai III, Kantor Bupati Boltim, Rabu (5/5/2021).

Top eksekutif Boltim, Bupati Sam Sachrul Manoppo dan Wabup Oskar Manoppo turut hadir pada peringatan Nuzulul Quran yang dirangkaikan dengan doa syukuran tersebut.

Nuzulul quran adalah proses turunnya Alquran dari tempat yang tinggi ke muka bumi. Secara lengkap, nuzulul quran adalah peristiwa turunnya Alquran dari Allah SWT melalui perantara malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW.

Mengingatkan tentang Nuzulul Quran, Bupati Sachrul mengatakan bahwa selain melaksanakan ibadah puasa, ramadan merupakan bulan dimana Alquran diturunkan sehingga sepatutnya untuk diperingati sebagai pengingat untuk umat muslim.

Menurutnya, ada dua hal yang harus diperhatikan setiap kali memperingati hari besar islam, yakni sebagai bahan introspeksi dan interprospektif.

“Introspeksi maksudnya, sebagai bahan renungan sudah sejauh mana kita membaca, menghafal dan mengamalkan isi kandungan Alquran dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan interprospektif, maksudnya bagaimana menuju masa depannya,” ujar Bupati.

Terkait LHP opini WTP dari BPK, ia bersama Wabup mengapresiasi kinerja pemerintahan Kabupaten Boltim sehingga mampu mempertahankan predikat 8 kali berturut-turut.

“Ini merupakan hasil kerja sama yang baik oleh pihak eksekutif maupun legislatif, sehingga menghasilkan keberkahan di bulan penuh berkah ini,” ucapnya.

Lebih jauh bupati mengingatkan atas apa yang dicapai agar dijadikan motivasi bagi seluruh jajaran Pemkab dan DPRD supaya lebih meningkatkan kinerja dan ketaatan terhadap peraturan.

“Raihan opini WTP bukan berarti pekerjaan sudah tuntas, ada catatan yang harus ditindak lanjuti dan diselesaikan agar di tahun depan tidak lagi terjadi,” pintanya.

Advertorial