BOLTIM – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menggelar upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-113, Kamis (20/05/2021). Bupati Sam Sachrul Mamonto SSos bertindak selaku inspektur upacara (Irup) pada kegiatan yang berlangsung di halaman kantor Bupati Boltim ini.

Penetapan Hari Kebangkitan Nasional merujuk pada tanggal berdirinya organisasi Boedi Oetomo, 20 Mei 1908. Di tahun 2021 ini, tema peringatan Harkitnas, yakni “Bangkit! Kita Bangsa yang Tangguh!”.

Bupati dalam sambutannya membeberkan hal penting yang diretas Boedi Oetomo. Pertama, cita-cita untuk kemerdekaan cita-cita kemanusiaan  Kedua, memajukan nusa dan bangsa, dan ketiga, mewujudkan kehidupan bangsa yang terhormat dan bermartabat dimata dunia.

“Tiga hal diatas merupakan substansi makna kebangkitan nasional yang harus dipertahankan dan diaktualisaikan lintas generasi saat ini,” pinta Bupati.

Lanjut bupati, era pra kemerdakaan, kebangkitan nasional mampu menjadi ruh gerakan perlawanan terhadap hegemoni penjajah. Pasca kemerdakaan, kebangkitan nasianal menjadi inspirasi pelaksanaan pembangunan bangsa.

“Dalam konteks ini, makna kebangkitan nasional seyogyanya diarahkan menjadi unifying factor  (faktor pemendu)untuk pembangunan demokrasi disegala bidang, mewujudkan keadilan, penegakan hukum, kemakmuran dan kesejehteraan rakyat,” ujar Sachrul.

Menurutnya, peringatan hari kebangkitan nasional pun pada hakekatnya bukan sekeladar menjadi ritual untuk mengenang kejayaan sejarah masa lalu. Peringatan hari kebangkitan saat ini sejatinya dapat dijadikan untuk menggalang kembali semangat kebangkitan sebagai bangsa tangguh.

“Bangkit, Kita Bangsa Yang Tangguh. Tangguh dan optimistis menghadapi masa depan, kita hadapi semua tantangan dan persoalan bersama-sama sebagai pewaris ketangguhan bangsa ini. Tangguh dalam menghadapi Pandemi Covid 19, pandemi yang sudah melanda secara global lebih dari setahun ini. Sembari bersiaga menghadapi ancaman gelombang baru pendemi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak atau menghindari kerumunan. Tangguh juga dalam menghadapi beragam tantangan selama masa pandemi dengan beredarnya mis informasi, disinformasi dan hoaks,” tegas Bupati.

Turut hadir pada upacara, Wakil Bupati (Wabup) Oskar Manoppo, Sekretaris Daerah (Sekda) Sony Warokka, para asisten Sekda, kepala-kepala SKPD, para camat dan Kades serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkup pemerintahan Kabupaten Boltim.

Editor: Rahmat Putra