KOTAMOBAGU – Tim gabungan dari personil Satpol PP Kota Kotamobagu, anggota TNI dan Polri, Dinas Lingkungan Hidup, serta pemerintah kecamatan dan desa, mendatangi pemilik kandang ternak di Desa Kopandakan Satu, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Kamis (8/4/2021).

Kedatangan tim ini, menurut Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah, Dinas Satpol PP dan Damkar Kotamobagu Bambang Dachlan, merupakan tindaklanjut dari surat teguran pertama yang dilayangkan kemudian tidak di indahkan pemilim kandang.

“Kami turun langsung untuk memberikan surat teguran kedua kepada 19 peternak maupun pemilik kandang dikarenakan surat teguran pertama yang kami berikan sekitar 2 minggu yang lalu tidak di indahkan oleh mereka,” kata Bambang.

Maksud lain dari penyaluran surat teguran yang kedua kata dia, agar pemilik kandang dapat menertibkan sendiri dalam jangka waktu yang sudah kami tetapkan.

“Kita sudah menetapkan ketentuan batas waktu ini supaya ada upaya menertibkan sendiri untuk satu minggu kedepan. Jika dalam batas waktu itu tidak juga di indahkan, maka kami akan memberikan teguran berikutnya yang dapat memungkinkan penyitaan hewan ternak,” kata Bambang.

Ia menerangkan, upaya penertiban yang dilakukan karena keberadaan kandang terlalu dekat dengan pemukiman warga setempat sehingga polusi dari kandang ini meresahkan warga sekitar.

“Kami turun karena menerima laporan warga bahwa jarak antara kandang dan rumah warga sudah tidak mematuhi aturan yang di tetapkan pemerintah daerah, dimana seharusnya jarak antara kandang ternak tidak kurang dari 400 meter dari pemukiman dan yang kami temukan hari ini jarak antara kandang dan pemukiman hanya berkisar 10 sampai 20 meter saja,” bebernya.

Penulis: Vikar Embo