KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan beri tindakan mengurangi dampak bencana (mitigasi) kepada masyarakat dalam menghadapi cuaca ekstrim, yakni intesitas curah hujan tinggi dan angin kencang yang belakangan sering terjadi di wilayah ini.

Kotamobagu memang bukanlah daerah yang rawan bencana. Namun, faktor alam yang tidak bisa ditebak dan tidak bersahabat seperti saat ini, memungkinkan Kotamobagu akan terdampak bencana.

Kepala BPBD Kotamobagu Alfian Hasan mengatakan peran masyarakat dalam penanggulangan dan mengantisipasi bencana sangat dibutuhkan. Maka dari itu, BPBD akan memberikan sosialisasi terkait dengan penanganan bencana.

“Hal-hal yang harus masyarakat ketahui dalam penanganan bencana, yaitu seperti pengenalan daerah rawan bencana, papan informasi bencana dan tindakan ketika bencana melanda, mengingat semua orang mempunyai risiko terhadap potensi bencana,” kata Alfian, Jumat (23/4/2021).

Ditambahkannya, kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana sangatlah penting mengingat kita tidak dapat memprediksi kapan terjadinya bencana.

Disinggung kapan akan dilaksanakan kegiatan, Alfian mengatakan tidak akan lama lagi.

“Dalam waktu dekat,” imbuhnya.

Penulis: Vikar Embo