KOTAMOBAGU – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop & UKM) Kota Kotamobagu memantau fluktuasi bahan pokok (Bapok) di pasar-pasar tradisional. Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi, yakni pasar Serasi dan pasar 23 Maret.

“Kami hanya menemukan sedikit kenaikan harga sembako saja. Mungkin kurangnya ketersedian dari petani,” ungkap Kepala Seksi Pengawasan Tertib Niaga dan Distribusi Disdagkop & UKM Kotamobagu, Rendra Ardi Sako, Selasa (23/03/2021).

Selain mengecek naik-turun harga Bapok, menurut Rendra, pihak juga menguji kelayakan bahan-bahan yang di jual di pasar tersebut.

“Kami setiap hari melakukan pengecekan kelayakan bahan pokok di pasar-pasar dan pertokoan yang ada di kota Kotamobagu. Kemarin kami baru turun di pasar, dan kami tidak menemukan ada bahan yang sudah tidak layak di konsumsi. Hari ini kami akan turun di pertokoan,” beber dia.

Penulis: Vikar Embo