guru kontrak
Kepala Dinas Pendidikan Kotamobagu, Rukmi Simbala

KOTAMOBAGU – Dampak moratorium sementara penerimaan CPNS turut dirasakan di Kotamobagu. Pasalnya sejumlah sekolah tingkat SD dan SMP di Kotamobagu masih kekurangan guru.

Kadis Pendidikan Kotamobagu Rukmi Sinhala menuturkan Kotamobagu masih kekurangan guru agama dan seni.

“Iya kami kekurangan guru agama dan seni,” ungkapnya.

Adanya kabar moratorium ini pihaknya tak bisa berbuat banyak. Pemkot, katanya, belum akan melakukan perekrutan tenaga kontrak untuk guru.

“Jadi belum ada penerimaan guru kontrak karena belum tersedia,” sebut Mama Opan, sapaan akrabnya.

Untuk guru kontrak, lanjutnya, sekolah tidak bisa langsung melakukan perekrutan karena harus melalui Diknas.