BOLMONG – Direktur utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Kamran Muchtar Podomi, ST, Selasa (27/06/2020) melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi dengan Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Lanjar.

Kunjungan Dirut PDAM itu, dalam rangka memaksimalkan pelayanan pelanggan, sekaligus pengelolaan PDAM di Kabupaten Boltim. Kamran setibanya di kediaman Bupati Boltim, Dirut PDAM yang baru dilantik ini langsung disambut hangat oleh Bupati Sehan Lanjar.

Dalam pertemuan tersebut, Kamran bersama dengan Bupati Sehan Lanjar membicarakan terkait PDAM Bolmong yang ada di Kabupaten Boltim kedepan. Terutama meminta masukan serta saran sekaligus nasehat kepada Bupati Boltim yang akrab disapa Eyang.

Bupati Boltim pada kesempatan itu, menyampaikan, bahwa aset peninggalan Bolaang Mongondow yang sekarang sudah mekar adalah PDAM. Bupati berpesan, aset PDAM merupakan milik rakyat Bolaang Mongondow Raya, yang sampai sekarang masih tetap terjaga dan terawat.

Bupati berharap, lewat tangan Dirut PDAM yang baru ini, dapat membawa perubahan besar terkait pengelolaan dan pelayanan. Bupati juga menyampaikan, agar Dirut PDAM dapat melakukan pendataan kembali aset PDAM secara ril dan dilaporkan kepada pemerintah daerah Boltim.

“Intinya, saya selaku Bupati Boltim akan memberikan suport. Untuk itu, saya menyarankan agar dilakukan pendataan aset secara ril dan dilaporkan ke pemerintah Boltim. Sehingga langkah strategis yang akan diambil oleh PDAM Bolmong bisa di support oleh Pemkab Boltim kedepannya,” ucap Bupati.

Sementara itu, Dirut PDAM Kamran Muchtar Podomi, sangat bersyukur atas jamuan dan sambutan hangat dari Bupati Boltim. Semua masukan dan saran yang disampaikan oleh Bupati Boltim itu sangat berharga demi PDAM Bolmong kedepan.

Menurut mantan wakil ketua DPRD Bolmong ini, salah satu misi saya adalah membangun komunikasi dengan kepala daerah se Bolaang Mongondow Raya (BMR) untuk membangun infrastruktur PDAM diwilayah BMR.

“Cita-cita saya PDAM Bolmong menjadi perseroan, sehingga seluruh daerah dapat berkontribusi dalam membangun PDAM, serta bisa memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada masing-masing Kabupaten dan Kota di BMR,” pungkas Kamran.