KOTAMOBAGU- Kerajinan tangan Pot Bunga milik Anwar Kolopita, warga Kelurahan Genggulang, Kecamatan Kotamobagu Utara, yang baru ia geluti sejak 2019 lalu, mampu menghasilkan keuntungan dan sudah menarik banyak peminat.

Anwar yang mendapat inspirasi soal mengelola barang bekas menjadi usahanya itu, ternyata ia dapati dari hasil jejaring media sosial (Medsos) Youtube.

Usahanya itu pun sudah menarik banyak peminat. Baik dari para pecinta pot bunga, maupun dari pihak Pemerintah Daerah Kota Kotamobagu yang terkesan dengan hasil karya tangannya ini.

Diceritakannya, awal ide ini lahir dari membuka Youtube untuk melihat hal-hal yang unik. Nah, lewat sarana tersebut muncul inspirasi mencoba membuat pot bunga unik dengan menggunakan bahan dasar dari kain bekas seperti baju bekas, handuk, dan karung goni.

“Bahan utamanya kain bekas, itu dicampur dengan semen dan pasir, kemudian modelnya dibuat berbeda dengan pot bunga pada umumnya. Alhamdulillah banyak suka dan memesan,” ujar Anwar.

Menurutnya, selain memiliki keunikan tersendiri, ketahanan pot bunga ini tidak kalah dengan pot bunga pada umumnya, karena menggunakan bahan dasar dari kain bekas sehingga tidak mudah patah atau rusak.

“Untuk harganya variasi tapi masih relatif murah. Dan Alhamdulillah juga, ibu Wakil Wali Kota Kotamobagu juga meminta untuk dibuatkan,” kata Anwar.

Lanjutnya, ia juga akan mengajarkan hal ini kepada kelompok Manduru di Genggulang, sehingga akan jadi usaha juga buat Dasawisma. “Membuat ini cukup sederhana, jadi saya akan ajarkan,” katanya.

Sementara itu, Lurah Genggulang Tetty Olifia Mokoginta sangat mengapresiasi hasil kerajinan tanganyang unik ini. Menurutnya, hal ini merupakan awal yang baik untuk peningkatan pemberdayaan kepada masyarakat dalam pemanfaatan barang bekas (sampah).

“Ketua Tim PKK Kotamobagu ibu Anki Taurina Mokoginta, setelah mengetahui kerajinan ini langsung memesan pot unik ini untuk dipajang dikediamannya, juga di ruang sekertariat PKK Kotamobagu,” tuturnya.