BOLMONG – Ratusan warga masyarakat Desa Bakan Kecamatan Lolayan, Senin (20/1/2020) melakukan aksi penutupan jalan akses menuju lokasi pertambangan.

Dalam aksi tersebut, warga Bakan membentangkan spanduk yang bertuliskan usir oknum pengusaha tambang dan antek-anteknya.

Koordinator aksi, Nujul Kifli Mokodompit, dalam orasinya menyampaikan, aksi ini merupakan bentuk perlawanan masyarakat Desa Bakan kepada oknum pengusaha tambang yang terus mengeruk material dilokasi pertambangan.

“Usir keberadaan pengusaha tambang dan antek-anteknya di Desa Bakan. Karena yang menerima dampak dari penambangan, ketika terjadi bencana tanah longsor dan banjir bandang adalah masyarakat Bakan sendiri,” teriak Nujul.

Menurutnya, warga Bakan sudah mulai resah dengan aktivitas para pengusaha tambang yang melakukan aktivitas penambangan dilokasi tersebut.

Hingga berita ini naik, aksi masih terus berlanjut dengan mendapatkan pengawalan dari aparat kepolisian.