KOTAMOBAGU– Sistem belanja online (Online Shopping) berkembang pesat di Bolmong Raya, khususnya Kotamobagu. Kepopuleran belanja online ini dipengaruhi perkembangan teknologi yang semakin canggih.

sebesar 75 persen konsumen di Kotamobagu cukup sering menggunakan aplikasi belanja online.

Faktor pendorongnya adalah semakin banyak smartphone dengan harga terjangkau, kaum muda semakin melek teknologi, dan upaya pemerintah untuk memperluas jangkauan jaringan telekomunikasi ke berbagai daerah.

Tak heran, banyak orang yang memanfaatkan hal ini untuk memasarkan produk atau jualannya. Selain praktis, sistem jual beli melalui online mempengaruhi peningkatan ekonomi masyarakat.

Seperti salah satu pusat penjualan barang kosmetik online di Kotamobagu. CCa-Shop, merupakan vendor belanja online yang cukup populer.

Usaha yang dimulai sejak 2017 lalu, CCa-Shop milik Bonessa Mutiara Tubuon, warga Desa Kopandakan I ini, mampu meraup keuntungan penjualan kosmetik hingga pemesanan barang-barang lainnya.

hanya dengan memanfaatkan sosial media seperti facebook, instagram, whatsapp, BBM, twitter, CCa-Shop mampu melayani pesanan konsumen.

“Media sosial sebenarnya manfaatnya sangat besar. Tak hanya sekadar buat status saja, tapi digunakan buat jualan itu lebih menguntungkan,” ujar Bonessa.

Wanita 24 tahun yang berprofesi sebagai perawat di RSUD Kotamobagu ini mengaku, awal mula dirinya mencoba bisnis tersebut hanya dengan modal Rp300 ribu. Dari dana yang cukup kecil itu, ia gunakan untuk mendapatkan paket kosmetik pada supplier.

Awalnya saya hanya coba-coba, makanya dana awal hanya segitu. Tapi, saat saya order ke supplier, ternyata barangnya bagus dan berkualitas tinggi. Yang saya order pertama hanya lipstik, masker wajah hingga penggaris kening dan beberapa alat kecantikan lainnya,” katanya.

Bahkan, saat dirinya mempromosikan kosmetik lewat sosmed, hanya dalam waktu 3 jam, barang-barang tersebut habis dipesan.

“Saya mulai semangat saat menjual kosmetik pertama di sosmed. Hanya beberapa jam saja sudah langsung habis terjual,” ujarnya.

Usahanya itu pun terbilang laris. Bahkan dalam sebulan dirinya melakukan order sebanyak 4 kali sesuai pemesanan.

“Alhamdulillah sudah banyak konsumen tetap saya karena selain kualitasnya bagus, harganya juga sangat murah. Saya sendiripun selalu memakai prodak yang saya jual dan tentu saja saya menjual sesuai harga pasaran,” kata Bonessa.

“Saat ini saya sudah melakukan order barang dengan biaya hampir dua jutaan dalam sekali order,” katanya.

Ia menambahkan, tak hanya kosmetik yang menjadi sasaran pelanggan, barang-barang seperti baju, lensa mata, botol minuman, tas wanita, hingga aksesoris lainnya yang dijual di olshop miliknya.

“Bahkan saat ini banyak yang pesan softlens. Kualitasnya sama dengan yang dijual di optik. Selain itu ada yang pesan berbagai macam aksesoris maupun pakaian,” ujarnya.

“Juga bisnis ini tidak sama sekali mengganggu pekerjaan saya sebagai perawat. Justru membantu karena bisa menambah penghasilan. Ayo buat kaula kita mencoba mandiri. Masa’ om ojek aja pakai android utk cari duit kok kita ga’ bisa,” imbuhnya.