KOTAMOBAGU- Semakin menjamurnya usaha pangkas rambut di Kotamobagu mengindikasikan usaha tersebut menjadi salah satu ladang bisnis yang cukup menjanjikan. Hal itu terlihat dari jumlah barbershop di Kotamobagu yang mencapai ratusan outlet hingga saat ini.

Dengan mengusung tren penampilan pria (male grooming) yang terus berkembang, dan variasi model rambut kenkinian, membuat sebagian besar masyarakat makin tertarik menggunakan jasa barbershop untuk memangkas rambut.

Dikutip dari laman Klik24.id, Alfian Alidrus misalnya, pemilik Flow Babershop Sinindian mengungkapkan barbershop yang dibuka sejak tiga tahun lalu ini, menghasilkan omset puluhan juta rupiah setiap bulan.

“Flow barbershop saya dirikan sejak Tahun 2016. Bersyukur saat ini bisa capai Rp 25 juta setiap bulan,” ungkap Al.

Peningkatan omset kata Al, terjadi sejak Awal tahun 2019 hingga saat ini dengan persentase sekitar 20 persen.

“Jika dibandingkan dengan pendapatan pada November 2018, Flow Barbershop mengalami kenaikan omset hingga 20 persen, dan itu tercatat sejak awal tahun 2019 hingga sekarang. Padahal usaha yang bergerak pada bidang yang sama saat ini semakin bertambah. Tapi itu tidak mempengaruhi capaian kami,” terangnya.

Sebagai salah satu bentuk sedekah, Al menyisihkan 2,5 persen dari tarif pelayanan jasa male grooming yang dibayarkan oleh pelanggan.

“Jadi program sedekah 2,5% dari tarif yang dibayarkan pelanggan itu, sudah diberlakukan sejak tahun 2018 hingga sekarang, dan itu kami salurkan setiap bulan kepada mereka yang membutuhkan. Seperti fakir miskin, tuna wisma, panti asuhan, pesantren, rumah ibadah dan juga lembaga sosial. Semoga pendapatan terus meningkat, sehingga penerima sedekah pun akan semakin bertambah,” harap Al.