KOTAMOBAGU- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotamobagu menggelar Rapat Koordinasi Bidang Pariwisata se-Bolaang Mongondow Raya (BMR), Rabu (04/9/2019) siang tadi.

Menurut Kepala Disbudpar Kotamobagu, Moch. Agung Adati, kegiatan ini bertujuan mengkoordinasikan dan mengevaluasi sejauh mana perkembangan bidang pariwisata di seluruh wilayah BMR.

“Kegiatan ini juga sebagai sarana berbagi informasi pariwisata di wilayah masing-masing,  guna percepatan pembangunan bidang pariwisata  kabupaten dan kota se-BMR,” kata Agung.

Agung menambahkan, dalam rakor juga dikeluarkan rekomendasi bersama seluruh peserta  tentang upaya-upaya perkembangan pariwisata di masing-masing kabupaten dan kota di BMR.

“Rekomendasi terkait sinergitas antar wilayah, potensi-potensi wisata  baru termasuk menggarap desa wisata serta kerjasama promosi wisata bersama,” jelas Agung.

Sementara itu, Kepala Disparda Provinsi Sulut, Daniel A. Mewengkang, menyampaikan wilayah BMR merupakan salah satu wilayah primadona yang menjadi penopang  bidang pariwisata di Sulut hingga saat ini.

“Dari hasil rakor tadi didapatkan data, ternyata di wilayah BMR ini masih sangat banyak objek wisata yang belum terekspos. Ini salah satu tujuan dari rakor yaitu menggali seluruh  potensi-potensi wisata yang  ada. Perlu saya tekankan bahwa wilayah BMR sekarang ini sudah menjadi salah satu penopang pariwisata Sulut selain Mabili (Manado-Bitung-Likupang),” ucap Daniel.

Kegiatan yang dilaksanakan di Restoran D’Talaga Kotamobagu, ini turut dihadiri Dino Gobel, Staf Khusus Gubernur Bidang Pariwisata Gunawan Lombu, Staf Khusus Gubernur Bidang BMR, serta seluruh kepala dinas dan kepala bidang Dinas Pariwisata se-Bolaang Mongondow. **