penyebelihan hewan kurban
ilustrasi

KOTAMOBAGU – Guna mengantisipasi masuknya antrax melalui hewan ternak dari luar daerah, Dinas Pertanian dan Perikanan Kotamobagu, intensifkan pengawasan.

Sejumlah pos pengawasan diperketat untuk memeriksa setiap hewan yang akan masuk ke wilayah kotamobagu, untuk diperjualbelikan.

Pencegahan dilakukan mengingat tidak lama umat muslim akan merayakan hari raya idul adha, karena hewan yang akan dijual untuk di kurbankan nanti dipastikan tidak tertular antrax.

Menurut Sri Anggraini, selaku Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Pertanian dan Perikanan Kotamobagu, pihaknya biasanya melakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk meminta dokumen dari daerah asal hewan.

“Kalau dokumen tidak lengkap, otomatis tidak akan sampai di sini,” ujarnya saat melakukan pemeriksaan hewan di kelurahan Mogolaing.

“Iya saat pemotongan hewan juga kami lakukan pemeriksaan,” tutupnya.