KOTAMOBAGU — Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kotamobagu naik, kenaikan itu karena mengikuti naiknya Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP).

Kenaikan PBB, dikatakan Sekertaris Kota (Sekkot) Kotamobagu Adnan Massinae, merupakan transisi pengalihan PBB dari NJOP selama 9 tahun tidak pernah dinaikkan yang tiba-tiba disesuaikan.

“kenaikan PBB ini sangat wajar, karena mengikuti NJOP,” katanya.

Jika ada kesalahan dalam penginputan data penetapan PBB, Adnan memberi kesempatam kepada setiap desa/kelurahan untuk memperbaikinya sampai Juni mendatang.

“Segeralah laporkan kesalahan penetapan PBB nya ke Sangadi/Lurah masing-masing,” ucap Adnan.

Artikulli paraprakAda Kado Istimewa Buat Warga Kotamobagu Dari Pemkot di HUT KK
Artikulli tjetërPansus DPRD Bolsel Gelar Rapat LKPJ Tahun 2018

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini