KOTAMOBAGU — Agen e-Warung penyalur resmi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), diimbau agar selalu siap di tempat, guna memudahkan keluarga penerima manfaat (KPM) untuk melakukan pembelian bahan pokok.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kotamobagu Sarida Mokoginta, mengatakan agen e-Warung ditunjuk langsung oleh bank penyalur, agar selalu mengutamakan kepentingan dari KPM.

Jangan sampai kata Sarida, ada KPM yang ingin mengambil barang, namun ruko e-Warung ditutup.

“Kalau sudah ditunjuk oleh penyalur berarti harus siap sedia setiap saat. Karena inilah fungsi agen di lapangan, sebagai perpanjangan tangan dari pihak bank penyalur,” ujarnya.

Sarida menegaskan, jika dalam pantauan di lapangan, ditemukan agen yang lebih mengutamakan kepentingan pribadi, daripada kepentingan KPM, maka pihaknya akan koordinasikan dengan pihak Bank untuk segera dievaluasi.

“Jadi agen itu jangan mementingkan kepentingan sendiri. Karena tujuan pemerintah itu untuk memudahkan masyarakat. Kalau ada yang begitu, kita akan sampaikan ke pihak bank untuk evaluasi kembali agen itu. Apabila didapati hal semacam itu, kita akan minta mereka untuk evaluasi,” tegasnya.

Sarida menambahkan, guna menjaga kelancaran dan maksimalnya pelayanan kepada KPM, pihaknya akan rutin turun ke lapangan memantau seluruh agen e-Warung yang ada di Kotamobagu.

“Kita akan tetap lakukan pengawasan. Supaya agen itu lebih maksimal menjalankan fungsinya sebagai penyalur. Semuanya kita akan awasi,” pungkasnya.