BOLMONG – Setelah melalui proses yang cukup panjang, mulai dari pembukaan akses jalan menuju lokasi tambang Busa Desa Bakan Kecamatan Lolayan. Dengan melalui medan jalan yang cukup ekstrem dengan kemiringan jurang yang cukup terjal.

Pada akhirnya proses pencarian mulut lobang yang menelan korban para penambang, membuahkan hasil. Pada pukul 03.05 operator Risky Siliwire, dibawah pengawas operasional bapak Najib Mokoagow Berhasil menemukan titik lubang goa.

Menurut Ari Podomi yang merupakan salah satu Bogani Rescue Team PT JRBM mengungkapkan, bahwa Basarnas dan tim Rescue akan berusaha dan berupaya sebisa mungkin untuk terus mencari dan menemukan para korban.

“Kami Basarnas dan Bogani ┬áRescue Team, akan mengawal terus kegiatan land clearing bukit busa, untuk evakuasi korban yang terjebak di dalam lubang maut tersebut,” Tandas Ari

Hingga berita ini diturunkan, berdasarkan informasi dari tim SAR gabungan bahwa, posisi pada pagi ini pukul 04.00, pekerjaan masih dihentikan sejenak. Karena masih terganjal oleh batu besar dimulut lobang goa.

Mengingat tanahnya yang cukup labil, serta diperkirakan jarak antara mulut lubang goa dengan dasar lobang yang terdapat para korban, tinggal berkisar 5 meter.

 

Penulis: Ismail Ambaru