Para siswa saat sedang diberikan pembinaan (Foto: Istimewa).

BOLSEL –  Puluhan siswa Madrasah Aliyah (MA) Duminanga, Kecamatan Helumo, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) terpaksa digelandang ke Mapolsek Urban Bolaang Uki beberapa hari lalu. Pasalnya, di hari itu, masih jam belajar, siswa-siswa tersebut terlibat tawuran di sekolah. Guru dan warga sekitar tak mampu melerai.

Kapolsek Urban Bolaang Uki, Kompol Baharudin Samin yang turun langsung mengamankan bentrok antar pelajar itu mengatakan, kebetulan di hari itu dia bersama anggota Lalu lintas (lantas) melakukan operasi knalpot racing di wilayah Kecamatan Helumo. Saat melintas di Desa Duminanga, ada seorang warga mencegat mereka kemudian minta tolong segera ke sekolah MA Duminanga ada tawuran pelajar.

“Kami langsung bergegas ke sekolah itu. Ketika tiba, kondisinya masih tegang. Kami langsung mengambil tindakan. Begitu tawuran berhenti, kami langsung membawa puluhan siswa itu ke Kantor (Mapolsek). Kami undang Kepala Sekolah, guru dan para orang tua siswa untuk menyusul,” kata Baharudin yang ditemui di ruang kerjanya, usai memberikan pengarahan dan pembinaan kepada para pelajar yang terlibat baku hantam. Dikatakannya, dua kelompok pelajar yang terlibat tawuran itu berasal dari sekolah yang sama.

Dia kemudian menceritakan kronologi penyebab bentrok tersebut. “Waktu itu sebagian siswa mengukuti ujian di kelas. Sebagian lagi hanya di luar sambil gas-gas motor berknalpot racing. Merasa terganggu, satu diantara siswa yang ikut ujian keluar hendak menegur. Tapi apa yang terjadi, dia malah dipukuli. Akhirnya siswa yang lain terpancing dan tawuran pun terjadi,” terangnya.

Lanjut Kapolsek, dua kelompok yang terlibat perkelahian ini masing-masing 12 orang siswa berasal dari tiga desa yang berdekatan dengan lokasi sekolah tersebut. “Alhamdulillah kedua kelompok pelajar sudah berdamai. Kita berikan pembinaan kepada mereka. Kita juga minta para orang tua agar lebih diawasi anak-anaknya. Begitu juga guru dan dan Kepala Sekolah. mereka sudah saling memaafkan. Mereka juga minta maaf kepada guru-guru dan orang tua mereka. sudah aman jadi sore ini kita persilahkan untuk balik ke rumah masing-masing,” tuturnya.

Di lain pihak, Ketua Yayasan MA Duminanga, Sunardi Kadullah yang juga hadir di Mapolsek

sangat berterima kasih kepada pihak polisi yang sangat tanggap dan turun ke lokasi tepat waktu.

“Semuanya sudah aman. Ini juga berkat peran dari pak Kapolsek dan anggota Polsek Urban lainnya. Terima kasih juga atas pembinaannya kepada anak-anak kami yang terlibat bentrok,” ucap Mantan Anggota DPRD Bolsel ini.

Penulis : Viko Karinda