KOTAMOBAGU- Menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri 2019, kebutuhan masyarakat akan pangan bakal meningkat drastis.

Tak hanya beras, rempah-rempah pun menjadi komoditas penting dan sensitif.  Pengaruh harga langsung dan nyata terhadap inflasi.

Begitu inflasi tidak terkendali, akan sangat berpengaruh terhadap kebutuhan masyarakat.

Apalagi, musim kemarau panjang juga memberi dampak pada harga pangan maupun komoditas penting lainnya.

Selain pemerintah menyiapkan dan mengawasi ketersediaan pangan serta kebutuhan pokok lainnya, juga menghimbau masyarakat dapat melakukan cara sederhana menjaga ketersediaan kebutuhan tersebut tetap ada.

Seperti tips yang ditulis Sekretaris Kota (Sekkot) Kotamobagu, Adnan Massinae, melalui akun facebooknya.

Ia menyarankan, agar setiap rumah dapat menyiapkan lahan kecil atau pekarangan rumah untuk membudidaya komoditas cabe, bawang dan tomat.

“Assalamualaikum, himbauan kepada warga Kotamobagu, menghadapi musim kemarau, persiapan Bulan Puasa dan Idul Fitri dan Idul Adha serta antisipasi kenaikan inflasi daerah, menyarangkan agar tiap rumah tangga minimal menyiapkan 15 Polibag untuk ditanami,” tulis Adnan.

Dengan begitu kata Adnan, akan membantu stabilitasi harga dan fluktuasi inflasi daerah.

“Masing-masing Lima polibag untuk tanaman cabe, tanaman tomat dan tanaman bawang. Insyaah Allah, jika ditanam sekarang, maka akan dimanfaatkan di bulan Puasa atau Idul Fitri. Ini akan membantu stabilisasi harga dan fluktuasi inflasi daerah, khususnya di bulan Ramadan,” jelas Adnan.