KOTAMOBAGU- Bus Rapid Transit (BRT) yang dikelola Dinas Perhubungan (Dishub) Kotamobagu sudah melalui masa uji coba.

Meski demikian, 5 unit Bus bantuan Kementrian Perhubungan itu rupanya masih kurang diminati masyarakat pengguna jasa transportasi.

Padahal, dalam masa uji coba, BRT digratiskan bagi masyarakat yang menggunakan fasilitas moderen tersebut.

Pemkot pun berencana akan menambah waktu uji coba hingga sosialisasi.

“Masih sangat minim. Padahal uji coba yang dilakukan selama Dua pekan ini, digratiskan bagi masyarakat,” ujar Kepala Dishub, Nasly Paputungan.

Alasannya kata Nasly, banyak masyarakat yang masih belum mendapat informasi atau sosialisasi terkait BRT.

“Kita upayakan untuk sosialisasi ini. Menunggu tarif yang akan ditentukan pemerintah, siapapun yang menggunakan jasa BRT tetap masih gratis,” ujarnya.