Yudha Rantung saat menerima bantuan dari pengurus DPD KNPI Bolmong. (Foto: KNPI Bolmong).

BOLMONG – Dewan Pimpinan Dearah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kab. Bolaang Mongondow (Bolmong) menggelar aksi kemanusian dan penggalangan dana untuk korban longsor tambang bakan. Dari dana yang berhasil dikumpulkan, DPD KNPI Bolmong membelanjakan untuk bantuan berupa makanan dan minuman. Bantuan ini langsung diserahkan ke posko bencana longsor Bakan yang berada di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, pada Selasa (05/03/2019) malam.

Ketua KNPI Bolmong Abdusalam Bonde mengatakan, aksi ini lebih kepada bentuk kepedulian pemuda Bolmong. Ia juga mengajak elemen masyarakat lainnya untuk sama ikut berpartisipasi dalam penanganan bencana longsor di Bakan.

“Kami mengajak agar seluruh elemen masyarakat dapat mengambil bagian guna berpartisipasi untuk korban yang tertimbun di lokasi tambang Bakan, karena dengan memberi bantuan makanan dan minuman serta bahan-bahan kebutuhan lainnya kita dapat mengurangi beban derita mereka,” ujar Adul sapaan akrabnya.

Baca : Galang Dana Untuk Keluarga Korban Tambang Bakan, Relasi MRSF Berhasil Kumpulkan Rp10 Juta

Di kesempatan yang sama, Ketua Bidang tanggap darurat dan bencana Moh Ichsan Tongkukut, mengatakan, langkah ini dilakukan sebagai bentuk simpati terhadap keluarga korban yang ditinggalkan.

“Karena bagaimanapun kita berada dalam bingkai yang sama yakni Bolaang Mongondow, jadi duka mereka adalah duka kita juga,” ungkapnya.

“Lewat aksi ini kami ingin membuka mata masyarakat Bolmong untuk lebih peduli dengan apa yang terjadi kepada para korban yang tertimbun longsor di tambang Bakan,” tambahnya.

Sementara itu Asisten II Bolmong Yudha Rantung, saat menerima langsung bantuan dari KNPI Bolmong menyampaikan, ucapan terimakasih atas kepedulian terhadap tragedi kemanusian yang menimpa para korban.

“Harapannya, kedepan aktivitas dalam rangka program partisipasi pemuda disemua tingkatan. Jangan hanya di Bolmong saja, bahkan diseluruh Provinsi Sulawesi Utara khususnya, dan Indonesia umumnya,” ujar mantan Ketua KNPI.  periode 1997 – 2001 ini.

Penulis:  Ismail Ambaru