KOTAMOBAGU- Program bebas sampah plastik terus disosialisasikan di Kotamobagu. Bahkan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara dan Nayodo Koerniawan sudah menggunakan botol minum tumbler sebagai salah satu tindakan mendukung program Pemerintah Pusat tersebut.

Tak hanya Wali Kota dan Wakil Wali Kota, para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) Pemkot Kotamobagu sudah mulai menggunakan botol minum tersebut tanpa harus membeli air mineral kemasan.

Seperti Sumitro Makalalag, salah satu THL di Dinas Kominfo Kotamobagu ini, mengaku tidak lagi membeli air mineral kemasan.

Menurutnya, dengan menggunakan botol minum tumbler, akan mampu mengurangi sampah plastik.

“Saya sekarang pakai botol minum tumbler. Waktu itu sering sekali beli air mineral kemasan,” ujarnya.

Lanjut Itonk sapaannya, jika hal tersebut terus dibudayakan, Kotamobagu akan mampu menjadi daerah yang bersih dan bebas sampah plastik.

“Mari kita dukung program ini. Juga, kita sosialisasikan mulai dari lingkungan keluarga, hingga di masyarakat pada umumnya,” kata Itonk.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota, Nayodo Koerniawan mengatakan, dengan menggnakan botol minum tumbler, selain mendukung program bebas sampah plastik, juga mampu menghemat keuangan.

“Coba bayangkan kalau sehari kita beli Sepuluh air mineral kemasan, berarti setiap hari kita mengeluarkan dana yang cukup banyak hanya untuk air minum. Tapi kalai pakai botol tumbler, jika habis, tinggal diisi lagi,” ujar Nayodo mencontohkan.

Ia pun mengimbau, agar ASN dan THL dapat terus mempertahankan tradisi menggunakan botol air minum tumbler.

“Jika kita semua sudah beralih ke botol tumbler ini, saya yakin kita bisa berhasil mengurangi sampah plastik di Kotamobagu,” pungkasnya.