KOTAMOBAGU- Wakil Wali Kota Kotamobagu, Nayodo Koerniawan, memimpin langsung Tim Reaksi Cepat (TRC) yang terdiri dari BPBD, Satpol-PP dan tenaga medis, untuk membantu melakukan evakuasi korban longsor Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Bakan, Kamis (28/02/2019).

Lengkap dengan sepatu boot, Wawali dan personil TRC menuju lokasi bencana menggunakan sejumlah kendaraan besar dengan muatan logistik berupa makanan dan peralatan medis.

“Kita persiapan menuju lokasi bencana dan akan membantu tim SAR dalam melakukan evakuasi korban,” kata Wawali.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, berkewajiban membantu melakukan evakuasi korban. Hal tersebut merupakan tindakan kemanusiaan.

“Ini soal kemanusiaan. Siapapun korbannya, sebagai pemerintah wajib menunjukan rasa tanggung jawabnya,” kata Wawali.

Wawali menambahkan, selain personil lengkap, logistik berupa makanan dan tenda pun disiapkan.

“Makanan ada 1.500 bungkus, serta obat-obatan dan alat media lainnya. Kita melakukan tindakan medis pertama bagi korban saat dievakuasi,” kata Wawali.

Ia berharap, korban bencana PETI Bakan bisa segera dievakuasi.

“Mari kita berdoa semoga proses evakuasi berjalan lancar, dan saudara-saudara kita yang menjadi korban lainnya kita segera temukan,” ucap Wawali.