KOTAMOBAGU– Sempat populer di awal tahun 2016, Tim Kura-Kura Ninja bentukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kotamobagu, di masa kepemimpinan Sahaya Mokoginta cukup dikenal di Kotamobagu bahkan se-Bolmong Raya.

Bagaimana tidak, tim khusus penegak Peraturan Daerah (Perda) Pemkot Kotamobagu ini, mampu menangani pelanggaran ketertiban umum di saat itu.

Namun di akhir tahun 2016, Tim Kura-Kura Ninja fakum. Apalagi disaat Sahaya Mokoginta berpindah tugas menjadi Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), tubuh Satpol-PP Kotamobagu seakan lumpuh dan tak lagi maksimal dalam menekan pelanggaran Perda.

Saat tongkat estafet berpindah tangan ke Dolly Zulhadji, eksistensi Pol-PP pun tidak signifikan.

Mantan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kotamobagu ini pun harus dihadapkan dengan persoalan penyalahgunaan aset daerah yang membuat dirinya harus tersingkir dari kursi Kepala Dinas Pol-PP.

Otomatis kursi Kepala Dinas Pol-PP mengalami kekosongan. Sahaya Mokoginta pun dikabarkan akan menjabat sementara Kepala Dinas Pol-PP.

Hal itu pun diakui Sahaya. Menurutnya, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara, dirinya ditunjuk menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pol-PP.

“Sebagai abdi negara, apapun perintah dan keputusan pimpinan, maka harus loyal dan bertanggung jawab dalam menjalankannya,” kata Sahaya, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (07/02/2019).

Dengan kembalinya Sahaya Mokoginta, apakah akan membangkitkan lagi eksistensi Dinas Pol-PP hingga bisa melahirkan kembali Tim Kura-Kura Ninja?