KOTAMOBAGU– Realisasi serapan anggaran Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Pedidikan (Disdik) Kotamobagu pada tahun 2018 lalu, tidak mencapai 100 persen.

Data dihimpun dari Dinas Pendidikan (Disdik) hanya mencapai 90,17 persen dan Dinas Perhubungan (Dishub) 90,44 persen.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) akuntansi Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Putik Emas Abdullah, untuk Disdik sendiri kemungkinan masih akan bertambah. Sebab, laporan realisasi dana bos triwulan 3 dan 4 belum selesai diinput.

“Untuk Disdik, kita masih menunggu proses penginputan realisasi dana bos tiwulan 3 dan 4, yang ada sekarang baru triwulan 1 dan 2,” ujarnya, Selasa (12/02/2019).

Kendalanya sekarang kata Putik, ada di sekolah-sekolah. Dimana jumlah Sekolah di Kotamobagu melebihi jumlah SKPD Pemkot.

“Karena memang jumlahnya saat ini ada dua kali lipat dari jumlah SKPD Pemkot. Angka tersebut juga belum pasti. Jika penginputan realisasi dana bos telah selesai, maka angka serapan tersebut bisa naik bisa juga turun,” terangnya.

Untuk Dishub Putik menjelaskan, tidak mengetahui apa yang menjadi kendala. Nantinya keseluruhan realisasi serapan anggaran ini akan dilaporkan ke Wali Kota Kotamobagu. Ini akan menjadi bahan evaluasi untuk masing-masing dinas,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dishub Kotamobagu, Nasli Paputungan, mengungkapkan, anggaran yang tidak terserap itu digeser untuk kegiatan tahun ini.

“Sebenarnya itu tidak ada kendala, ada anggaran yang kegiatannya nanti pada tahun 2019 ini,” ungkap Nasli.

Ia menerangkan, kegiatan tersebut direncanakan mulai dilaksanakan pada Triwulan II mendatang.

“Ada Tiga kegiatan yakni, pemasangan perambuan, marka jalan dan pemasangan kaca cembung,” terangnya.