KOTAMOBAGU- Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu menginstruksikan manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu untuk memaksimalkan pelayanan bagi korban tragedi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Bakan, Bolmong.

Hal itu ditegaskan Wakil Walikota, Nayodo Koerniawan saat sebelum melakukan evakuasi korban bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) Kotamobagu, Kamis (28/02/2019).

“Ini adalah perintah Wali Kota Tatong Bara, agar supaya setiap korban yang masuk di RSUD Kotamobagu, wajib diberikan pelayanan dan pertolongan secara intens dan maksimal,” kata Nayodo.

Bahkan lanjut Nayodo, sejumlah ruangan yang ada di Tower A RSUD Kotamobagu dibuka untuk perawatan korban.

“Agar maksimal, pemerintah membuka ruangan di Tower yang belum difungsikan. Inindemi kemanusiaan, nanti selesai dirawat baru dipindahkan dan ruangan ditutup sesuai aturannya,” ujar Nayodo.