barang dagangan
Kepala Dinas Satpol- PP Kota Kotamobagu, Dolly Zulhadji

KOTAMOBAGU- Berdasarkan Surat Keputusan (SK), Nomor 65 Tanggal 11 Januari 2019, tentang Keputusan Hukuman Disiplin Pembebasan dari Jabatan, oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Dolly Zulhadji diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Pol-PP Kotamobagu.

Penjatuhan hukuman disiplin tersebut berdasarkan pelanggaran disiplin Dolly Zulhadji yang melakukan penyalahgunaan aset daerah.

Terkait dengan surat panggilan pemberian sanksi disiplin, Dolly Zulhadji mengatakan siap menerima sanksi dan melaksanakan tugas sesuai arahan pimpinan.

“Saya tentunya siap menerima sanksi disiplin dan siap melaksanakan tugas sebagai ASN,” ujar Dolly.

Dolly mengatakan, pada Senin lalu telah menerima surat panggilan yang ditandatangani oleh Sekretaris Kota (Sekkot) Kotamobagu.

“Tentang pembebasan tugas dan jabatan. Karena sudah sore saya baru terima, makanya saya tak sempat kesana. Keesokkan harinya juga tanggal merah (Selasa),” ujar Dolly.

Dolly mengakui beberapa waktu lalu melakukan pelanggaran, yakni mengenai pinjam meminjam kendaraan dinas.

“Waktu lalu memang ada pinjam meminjam kendaraan dinas sepeda motor. Saya pinjamkan kepada mitra kerja. Namun sepeda motor tersebut sudah dikembalikan. Itu dianggap melanggar disiplin. Hingga berujung pada pembebasan jabatan ini. Saya siap menerima sanksi, dan akan tetap siap menjalankan tugas sebagai ASN. Namun saya belum mengetahui dipindahkan kemana,” ujar Dolly.

Terpisah, Sekretaris Kota (Sekkot), Adnan Massinae mengatakan pemberian sanksi disiplin itu adalah hal yang biasa bagi setiap ASN.

“Itu biasa dalam pelaksanaan tugas kedinasan. Ada reward dan punishment sebagai konsekuensi dari pemegang pucuk pimpinan,” ujar Adnan.