KOTAMOBAGU– Air Susu Ibu (ASI) sangat penting untuk membantuh pertumbuhan anak. Asupan makanan yang sehat serta olahraga yang cukup, bisa membuat kwalitas ASI akan sangat baik dikonsumsi anak.

Namun, banyak Ibu yang memilih susu instan untuk anaknya dengan alasan kesibukan bekerja.

Padahal, setiap anak berhak mendapat asupan ASI setiap harinya, tanpa harus mengkonsumsi susu kemasan yang dapat membahayakan kesehatan sang anak.

Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara, mengatakan, langkah kongkrit pemenuhan indikator kota layak anak dibutuhkan kerjasama antar semua pihak.

Salah satu bentuk kerjasama itu diantaranya, perusahaan, perkantoran ataupun perbankan menyediakan fasilitas khusus untuk menyusui dan tempat bermain bagi anak-anak.

“Contoh kongkrit, seperti di dunia usaha, harus ada fasilitas seperti, ruang  menyusi bagi anak, dan tempat bermain untuk anak wajib ada di tiap perusahaan, perbangkan, dan perkantoran,” kata Wali Kota saat memimpin rapat penguatan kapasitas gugus tugas kota layak anak di Aula Rudis Wali Kota, Rabu (13/2/2019).

Tak hanya itu, Wali Kota juga menegaskan, agar setiap dunia usaha di Kotamobagu, tidak  mempekerjakan anak di bawah umur.

“Saya menegaskan, agar setiap dunia usaha maupun perbankan untuk tidak mempekerjakan anak di bawah umur. Hak-hak anak menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama dalam memenuhinya,” tegas Wali Kota.

“Kemudian, bagi ibu-ibu wajib memberikan asih ekslusif. Ini juga merupakan bagian dari indikator,” tambah Wali Kota.

Lanjut Wali Kota, pihak Kepolisian juga telah memberikan respon dan akan memebantu mengawasi program ini.

“Kepolisian sangat merespon program pemerintah ini. Sehingga itu, pengawasan kita lakukan agar tidak ada gejolak atau pelanggaran yang dilakukan terhadap anak,” ujar Wali Kota.