realisasi dandes
ilustrasi

KOTAMOBAGU- Proses pencairan Dana Desa (Dandes) Tahap Satu bagi 15 Desa di Kotamobagu, diperkirakan akan bisa dilaksanakan pada Maret mendatang.

Pasalnya, hingga akhir Fabruari ini belum ada desa yang merampungkan Rencana Anggaran dan Pendapatan Belanja Desa (RAPBDes).

“Belum ada yang rampung. Informasi, pemerintah desa masih merampungkan RAPBDes bersama BPD,” ujar Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Hamdan Monigi, Kamis (21/02/2019).

“Kemungkinan akhir Februari atau awal Maret sudah ada yang selesai. Jika RAPBDesa selesai, maka akan dilakukan pemeriksaan oleh Dinas PMD. Setelahnya, dapat dilakukan pencairan,” tambahnya.

Pihaknya pun mengimbau agar desa segera menyelesaikan RAPBDesa-nya. Tahun ini, Dana Desa mengalami kenaikan. Pada 2018 Dana Desa hanya Rp17 miliar naik menjadi Rp21 miliar.

“Sedangkan Alokasi Dana Desa ikut naik signifikan menjadi Rp 40-an miliar,” ungkapnya.

Adapun prioritas penggunaan Dana Desa maupun ADD masih sama tahun sebelumnya.

“Pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masih menjadi prioritas. Prioritas pengelolaan Dana Desa tahun 2019 mengacu ke Permendesa Nomor 16 tahun 2018,” paparnya.