KOTAMOBAGU– Selama sepekan ini, Kotamobagu tanpa Sangadi (Kepala Desa) dan Lurah. Pasalnya, mereka akan melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke sejumlah daerah di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Hal tersebut dikatakan Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Kototamobagu, Marham Anas Tungkagi, Senin (21/01/2019).

“Kunker ini diikuti oleh seluruh Sangadi dan Lurah, didampingi Asisten 1, Kepala Dinas PMD, dan Kabag Tapem,” ujar Anas saat diwawancarai Portalmongondow.com via Whatsapp.

Anas menjelaskan, tujuan kunker tersebut untuk menciptakan potensi yang ada di Kotamobagu, berupa kerajinan tangan yang sangat maju di daerah NTB.

“Agenda kunker akan dilaksanakan di Dua daerah, yakni Pemkab Lombok Barat dan Pemkot Mataram yang desa dan kelurahannya peraih terbaik Nasional sebagai desa dan kelurahan inovatif tingkat Nasional,” ujarnya.

“Senin siang tadi kami sampai di hotel di Mataram. Besok dan lusa (Selasa- Rabu) kunjungan di Dua daerah tadi. Insya Allah Jumat akan balik ke Kotamobagu,” katanya.

Lebih lanjut, Anas mengatakan, Kunker tersebut berdasarkan koordinasi dengan Pemkot Mataram dan Pemkab Lombok Barat.

Selasa pagi, rombongan Pemkot Kotamobagu pun akan dijemput dan dijamu oleh Walikota Mataram dan Bupati Lombok Barat.

“Selain kerajinan tangan yang sangat maju, kearifan lokal juga sangat menonjol. Desa dan adatnya yang begitu terkenal karena banyak turis manca negara maupun lokal yang datang ke Desa Ende (suku sasak). Begitupun pemerintah desa dan kelurahannyannya begitu banyak inovasi. Maka ini yang wajib Pemerintah desa dan kelurahan di Kotamobagu akan terapkan di daerah kita sendiri,” tutupnya.