Nasrun Gilalom bersama piala penghargaan

KOTAMOBAGU– Pemkot Kotamobagu terus menorehkan prestasinya di bawah kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota, Tatong Bara dan Nayodo Koerniawan.

Awal tahun 2019 ini, daerah yang telah dikenal sebagai salah satu kota terbersih di Indonesia ini, diprediksi akan kembali menerima penghargaan Adipura.

Hal tersebut menyusul diterimanya surat dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KemenLHK-RI) terkait dengan pemberitahuan penganugerahan Adipura 2018 kepada Pemerintah Kotamobagu.

“Surat sudah kami terima dari Dirjen Pengelolahan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun (PSLBB),” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Narun Gilalom, Kamis (10/01/2019).

Lanjutnya, surat tersebut telah ditandatangani Dirjen PSLBB sejak 26 Desember 2018, namun ditunda penganugerahannya hingga Januari 2019.

“Kemungkinan pada bulan ini pelaksanaannya baru dilakukan. Tetapi kita belum bisa memastikan kapan ketentuan tanggal serta tempat pelaksanaan penganugerahan Adipura 2018. Kalau soal kepastian itu, kita pun masih menunggu undangan selanjutnya dari KemenLHK,” ucapnya.

Dirinya optimis, berdasarkan prestasi Kotamobagu di bidang lingkungan hidup, Pemkot akan kembali mendapatkan penghargaan adipura.

“Kota Kotamobagu sudah lima kali berturut menerima penghargaan Adipura, begitu pun untuk Adipura 2018 kami optimis bisa menggengam kembali piala tersebut,” tandasnya.