KOTAMOBAGU– Event akhir tahun yang dipersembahkan Ikatan Seniman Totabuan (IKASTO) yang akan digelar di Lapangan Garuda Desa Poyowa Kecil, Kotamobagu Selatan, Minggu (23/12/2018) besok, dipastikan spektakuler.

Mengusung konsep Seni dan Budaya, IKASTO akan menampilkan karya terbaik dari para seniman di Bolaang Mongondow Raya (BMR).

“Pentas Seni dan Budaya 2018 adalah event yang kami konsep untuk mengangkat kearifan lokal daerah. Adapun yang kami tampilkan yakni, seni tari, teatrikal, pantung, salamat, serta penampilan artis Bolmong Raya,” ujar Indra Mokodompit, Ketua Panitia Pentas Seni dan Budaya Bolmong Raya 2018, Sabtu (22/12/2018).

Selain itu lanjut Indra, pihaknya juga melibatkan sejumlah grup band yang turut menghibur masyarakat.

“Untuk malam puncak ada penampilan dari Funk5 Band dan IKASTO Band. Event ini juga akan dihadiri oleh Pemerintah Kotamobagu, budayawan, seniman hingga pemerhati seni,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua Umum IKASTO, Chairul Luli mengatakan, IKASTO adalah kelompok masyarakat seniman yang sangat diharapkan mampu menjadi salah satu motor penggerak dinamika masyarakat.

“Seniman yang berkiprah melalui organisasinya diharapkan mampu melakukan upaya-upaya terobosan dalam membina mental masyarakat Pencinta seni, memberikan pencerahan dan mengajak masyarakat untuk dapat berpartisipasi aktif dalam kemajuan seni dan budaya daerah, sebagai generasi penerus dan berkelanjutan,” ujar Musisi senior Bolmong Raya ini.

Lanjut dikatakan Om Ung sapaan akrabnya, dengan sadar sepenuhnya akan tanggung jawab terhadap cita-cita daerah dan bangsa dan rasa solidaritas tinggi dengan berpegang teguh pada moto leluhur Mototompian Mototabian bo Mototanoban bertujuan untuk menumbuhkan, mengembangkan, menyalurkan aspirasi, bakat, minat, dan kreatifitas seni dan budaya secara benar, dan dengan penuh rasa tanggung jawab.

“Oleh karena itu, untuk kesekian kalinya kami memberikan suatu wadah dalam kembali kita memberikan persembahan bagi daerah kita untuk mengangkat, mengingat kembali, mempelajari dan bahkan memperkenalkan kepada anak cucu kita nantinya bahwa inilah seni dan budaya kita,” pungkasnya.

“Harapan kami marilah sama sama kita mengambil hikmah dari pentas seni dan budaya ini sebagai acuan kita dalam mempertahankan budaya dan mengembangkan seni agar bisa dapat dikenal di dalam negeri dan bahkan luar negeri,” pungkasnya.